Detik-detik menjelang kenaikan, pindahnya tempat kelas, tingkat kelas yang lebih tinggi, umur yang lebih tua, tahun yang semakin maju, dan kita masih tetap sama AKAPAS. Pertemanan berawal dari perkenalan tapi tidak pernah berakhir pada perpisahan. Dimanapun dan bagaimanapun kita tidak menghilangkan kata persahabatan diantara kita bukan? aku untuk kamu, kamu untuk aku itu sebuah cuplikan dari lirik peri cintaku terdengar seperti sepasang kekasih memang tapi ya itulah persahabatan harus bisa menjadi semuanya. Ketika kita menganggap kita sama maka kita adalah keluarga, ketika kita saling berbagi maka kita adalah teman, dan ketika kita saling menjaga membuat keromantisan yang ada maka kita adalah sepasang kekasih. Cinta itu terlahir dari berbagai rasa, rasa itu terlahir dari hati kemudian menjadi kasih juga sayang yang tidak akan pernah hilang, dan terlupakan. Ketika kita sudah saling memahami, mengagumi satu sama lain. menjaga, melindungi, dan memiliki rasa untuk melepas tidak akan pernah terbesit difikir karena apapun dan bagaimanapun, aku ini dan kalian semua sudah menjadi kita. Kenanglah kita kapanpun kalian mau, datanglah jika kau ada masalah, dan kembali lagi ketika masalahmu sudah usai. Jangan pernah tinggalkan kita, karena kita semanya tidak akan pernah hilang selalu ada hanya saja mungkin berjalannya waktu kita sedikit tersisihkan oleh kata yang lain. Anak KelAs Pojok kAnan ataS begitulah kata yang kita sebut sebagai "kita" gabungan dari berbagai huruf yang masih rancu memang, ANAK KELAS POJOK KANAN ATAS kita ambil dari lokasi tempat kelas kita jika kita pandang dari sisi saat kita menaiki tangga menuju kelas. Dipojok kanan atas itu ada kelas yang sebenarnya bernama aslikan X5 (sepuluh lima)
Aku tidak akan pernah melupana sedikitpun kenangan dari kita, cerita kita, canda kita. Aku slalu merindukan kalian, yang tidak pernah mengenal perbedaan antara status, keyakinan, dan rasa.
i want we are stay the same like first.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar