Sabtu, 23 Maret 2013

~Rasa Ini~


Ketika semua orang tahu tentang kita, sebagian mereka meliriku, menatap dalam dan menyelidik. Kau tahu, hanya rasa menyesal yang ada setelah semuanya berlalau. Bukan bukan karena aku menginginkan kamu untuk kembali, hanya saja aku hanya menginginkan kamu masih mau menerimaku, mengenalku, sama seperti dulu. Andai waktu tidak begitu cepat saat itu, mungkin aku akan berfikir dulu sebelum aku mengucapkan kata itu, atau andai saja jika waktu bisa kita jeda lalu kembali keawal dan semua berlalu tanpa aku mengucapkan kata itu. Miris memang mengingat ini, aku hanya bisa menyesal tanpa berbuat. Sadarlah, aku ini siapa kamu? untuk apa aku berbuat? Untuk apa aku mengingatkanmu tentang ku, tentang ‘kita’ aku bukanlah aku yang dulu begitupun kamu, kamu telah berubah menjadi seseorang yang lebih berarti bahkan sekarang pun sudah ada yang mampu menyayangimu dengan tulus, selamat aku bahagia untuk itu. Lalu? Kenapa ada air mata disini? Jika aku bahagia. Kamu, apakah kamu tahu? aku disini sedang tidak baik-baik saja, sejujurnya yang ingin aku lakukan sejak dulu kepadamu adalah mengadu rasa ini, sakit ini, kepadamu bukan, bukan aku bermaksud untuk membebanimu aku hanya ingin kamu tahu menunggumu, mengagumimu dari kejauhan itu membuatku. Lelah.